SPACE ANOMALY

Lokasi & Residensi Data

Berlaku sejak 17 Mei 2026

Halaman ini menjelaskan di mana data pengguna Atlas Path disimpan dan diproses, serta komitmen kami terhadap kepatuhan residensi data sesuai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Nomor 27 Tahun 2022.

Lokasi Server

Selama fase Closed Beta, Atlas Path beroperasi di satu region:

RegionLokasi FisikStatus
id-jktIndonesia (Jakarta)Default · Aktif

Data primer disimpan di infrastruktur yang berlokasi di Indonesia. Kami menggunakan jaringan data center yang beroperasi di Indonesia melalui mitra infrastruktur kami. Semua lalu lintas data dienkripsi saat transit menggunakan TLS 1.2 atau lebih baru.

Di masa mendatang, Atlas Path akan mendukung pemilihan region oleh pengguna. Saat ini, semua deployment ditempatkan di region id-jkt secara otomatis.

Data yang Dilindungi

Data berikut tunduk pada kebijakan residensi data ini:

  • Data akun pengguna: nama, alamat email, preferensi, dan riwayat login.
  • Data dompet dan transaksi: saldo, riwayat top up, dan tagihan deployment.
  • Data deployment: konfigurasi, log aktivitas, dan metadata sumber daya komputasi yang Anda jalankan.
  • Data komunikasi: email transaksional terkait akun dan deployment Anda.

Data di atas tidak ditransfer ke luar yurisdiksi Indonesia kecuali melalui sub-prosesor yang tercantum di bawah ini dan telah terikat perjanjian pemrosesan data yang sesuai.

Kepatuhan UU PDP

Atlas Path berkomitmen mematuhi UU PDP Nomor 27 Tahun 2022, termasuk:

  • Prinsip minimisasi data: kami hanya mengumpulkan data yang benar-benar diperlukan untuk menjalankan layanan.
  • Tujuan yang sah: data hanya diproses untuk tujuan yang telah dinyatakan dalam Kebijakan Privasi kami.
  • Keamanan data: enkripsi at-rest dan in-transit diterapkan pada semua data pengguna.
  • Hak subjek data: Anda dapat mengakses, mengoreksi, atau menghapus data Anda sesuai prosedur yang tercantum dalam Kebijakan Privasi.
  • Notifikasi pelanggaran: jika terjadi pelanggaran data yang berdampak pada Anda, kami akan memberitahu Anda dalam waktu yang diwajibkan UU PDP.

Retensi dan Backup

Kami menerapkan kebijakan retensi data berikut:

  • Data akun aktif: disimpan selama akun Anda aktif.
  • Setelah penghapusan akun: data dihapus dalam 30 hari, kecuali data yang wajib disimpan untuk keperluan hukum atau akuntansi.
  • Backup: backup database dienkripsi dan disimpan di wilayah yang sama dengan data primer. Retensi backup mengikuti kebijakan operasional kami (umumnya 7–30 hari tergantung jenis backup).
  • Log deployment: log aktivitas deployment disimpan selama deployment aktif dan hingga 30 hari setelah deployment dihentikan.

Daftar Sub-Prosesor

Atlas Path menggunakan sub-prosesor berikut dalam penyampaian layanan. Setiap sub-prosesor telah dievaluasi dan terikat perjanjian pemrosesan data:

Sub-ProsesorFungsiLokasi Data
PostgreSQL (self-hosted)Database primer — akun, transaksi, deploymentIndonesia (Jakarta)
CaddyReverse proxy & TLS terminationIndonesia (Jakarta)
XenditPemrosesan pembayaran & top up saldoIndonesia
OpenRouterRouting model AI untuk fitur Hermes (opsional)Global (prompt tidak disimpan permanen)
SentryPelaporan error & diagnostik platformGlobal (data error anonim)

Daftar ini diperbarui setiap kali ada perubahan sub-prosesor yang material. Sub-prosesor yang memproses data di luar Indonesia hanya menerima data minimum yang diperlukan dan tidak menyimpan data identitas pengguna secara permanen.

Pertanyaan Residensi Data

Untuk pertanyaan spesifik tentang di mana data Anda disimpan atau diproses, hubungi tim privasi kami:

Email: privacy@atlaspath.cloud

Halaman ini terakhir diperbarui pada 17 Mei 2026.

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan layanan. Lihat kebijakan privasi kami.